ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PASIEN VERTIGO
PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN
DAN KEBIDANAN UNIVERSITAS NAHDLATUL
ULAMA SURABAYA
![]()
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
MEDIKAL BEDAH
Biodata :
PASIEN
Nama ; Ny. N
Umur : 58 Tahun
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : IRT
Diagnosa Medis : Vertigo
No RM : 000xxx
Tgl Masuk : 06/11/2023 jam 07.00
|
|
|
|
1.
Status Kesehatan Saat Ini
a.
Keluhan
utama : Pasien mengatakan pusing
mbliyur dan berjalan sempoyongan
b.
Lama
keluhan : 4
hari
c.
Faktor
pencetus : karena
penyakit yang diderita yaitu vertigo
d.
Faktor
pemberat : Saat langsung bangun dari
tempat tidur
e.
Upaya yg.
telah dilakukan : Bangun dari tidur duduk terlebih dahulu dan minum
obat
2.
Riwayat Kesehatan :
a.
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien mengatakan pusing mbliyur, mual, muntah sejak 4 hari yang lalu, saat berjalan pasien
sempoyongan kehilangan keseimbangan. Pasien pernah terjatuh saat beranjak dari
tempat tidur dirumah 2 hari yang lalu. Pasien sudah berobat ke klinik dekat
rumahnya pada tanggal 03/11/2023 tetapi tidak kunjung membaik.
b.
Riwayat Kesehatan Terdahulu :
1)
Penyakit
yang pernah diaami
a) Kecelakaan (jenis&waktu) : Pasien mengatakan 2 hari yang lalu jatuh saat beranjak dari tempat tidur
b) Pernah dirawat : Pasien mengatakan belum pernah dirawat di Rumah Sakit
c) Operasi (jenis&waktu) : Pasien mengatakan belum pernah operasi
d) Penyakit : Psien mengatakan tidak mempunyai riwayat penyait menurun
2)
Alergi
(obat, makanan, plester, dll) : Pasien
mengatakan tidak mempunyai alergi obat
atau makanan
3)
Kebiasaan Merokok/Alkohol : Pasien mengatakan tidak
merokok atau minum alkohol
4)
Obat-obatan
Jenis Lamanya Dosis
Betahistin 4 hari 3 x 6 mg
Domperidone 4 hari 2x
10 mg
5)
Riwayat
Penyakit Keluarga :
a)
Menurun : Tidak Ada
b)
Menahun : Tidak Ada
6) Genogram
Keterangan :
○ : Perempuan
□ : Laki-Laki
T : Meninggal
│ : Garis
keturunan
- : Garis Menikah
· : Pasien
------- :
tinggal serumah
3.
Psiko
sosio budaya Dan Spiritual :
Psikologis :
-
Perasaan klien setelah mengalami masalah ini
adalah : Pasien mengatakan menerima penyakitnya dengan
sabar dan ikhlas
-
Cara mengatasi perasaan tersebut : Berdoa memohon kesembuhan kepada Tuhan
- Rencana klien
setelah masalah terselesaikan adalah : Akan lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan
-
Jika rencana klien tidak dapat diselesaikan maka : Pasien mengatakan akan melakukan pemeriksaan lagi
- Pengetahuan klien tentang
masalahah/penyakit yang ada : Kurang
mengetahui tentang penyakitnya
Sosial :
-
Aktivitas atau peran di masyarakat adalah: Pasien mengatakan aktif ikut kegiatan di
masyarakat
-
Kebiasaan lingkungan yang
tidak disukai adalah: Tidak Ada
-
Pandangan klien tentang
aktifitas sosial dilingkungannya adalah : Pasien mengatakan ikut
aktif kegiatan di masyarakat kegiatan positif
Budaya :
- Budaya yang diikuti klien adalah budaya : Budaya islam dan jawa yang ada di desa
- Kebudayaan yang dianut merugikan kesehatannya: Tidak Ada
Spiritual :
-
Aktivitas ibadah sehari-hari: Sholat, berdoa
- Kegiatan keagamaan yang biasa di lakukan: Sholat dan mengaji
- Keyakinan klien tentang peristiwa/masalah kesehatan yang sekarang sedang dialami: Ujian dari Tuhan
4.
Pemeriksaan
Fisik
Keadaan Umum :
Kesadaran : √ Composmentis □ Apatis □ Somnolen □ Sopor □ Coma
GCS : E : 4 V : 5 M : 6
Vital Sign : TD : 110/70 mmHg
Nadi : Frekuensi : 85x/mnt
Irama : √ Reguler □ Irreguler
Kekuatan/isi : √ Kuat □ Sedang □ Lemah
Respirasi :
Frekuensi :20 x/mnt
Irama : √ Reguler □ Irreguler
Suhu : 36.2 oC
Masalah
Keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan
a.
Sistem Pernapasan :
1)
Sesak napas : √ Tidak □ Ya
2)
Batuk : Tidak ada batuk
3)
Sputum : Tidak ada sputum
4)
Hidung : Simetris,
tidak ada benjolan, tidak ada perdarahan
5)
Pulmo :
a)
Inspeksi :
Bentuk dada : √ Simestris □ Asimetri □ Funnel Chest
□ Pigeon
Chest □ Barrel Chest
Ritme Pernapasan : √
Eupnea □ Kusmaul □ Hiperventilasi
□ Cheynestoke □ Biot’s
Retraksi otot bantu nafas : √ Tidak
□
Ya, Jenis: ICS/Supra Klavicula/Suprasternal
b)
Palpasi
Taktil Fremitus ka/ki :
Normal
Nyeri Tekan : □ Ya √ Tidak
Ekspansi Dada : □ Ya √
Tidak
c)
Perkusi : √ Sonor ka/ki □ Hipersonor ka/ki □ Pekak ka/ki
□ Tympani
ka/ki
d)
Auskultasi
Irama Napas : √ Teratur □ Tidak teratur
Jenis Suara napas :
√ Vesikuler ka/ki □ Bronkovesikuler ka/ki
□ Wheezing ka/ki □ Ronchi ka/ki □ Stridor ka/ki
□ Cracles ka/ki □ Rales ka/ki
6)
Alat Bantu
Pernapasan : □ Nasal □ Masker □ Bag & Mask
□ Tracheostomi □ Respirator
Masalah
Keperawatan: Tidak ada masalah keperawatan
b.
Sistem Kardiovaskuler
1)
Nyeri dada : √ Tidak □ Ya
a)
Lokasi :………………………………..
b)
Sifat :………………………………..
c)
Kronologis :………………………………..
d)
Faktor
yang memperberat :………………………………..
e)
Faktor
yang meringankan :………………………………..
2) Cor :
a)
Inspeksi : Tidak tampak tekanan ritmik cordis
b)
Palpasi :
Ictus cordis : Simetris, tidak ada
retraksi dinding dada
c)
Perkusi : Batas jantung : Suara pekak dari incosta 2 sampai incosta 5 di pertengahan klavikula
sinistra
d) Auskultasi : √ Bunyi Jantung I (SI) :
Lup
√ Bunyi Jantung II (SII) :
Dup
□ Bunyi Jantung III (SIII) :
-
□ Murmur □ Gallop
Irama
Jantung : √ Reguler □ Irreguler
3)
CRT : √ < 2 detik □ >2
detik
4) Akral : √ Hangat □ Panas □ Dingin □ Kering □ Basah
5) Terpasang CVP : √ Tidak □ Ya, Nilai CVP : .................
6) JVP :
√ Normal □ Meningkat
Masalah
Keperawatan: Tidak ada masalah keperawatan
c.
Sistem Persarafan
1)
Nyeri : Palliative/Profokatif : Tidak Ada nyeri
Quality : -
Region
: -
Scale : -
Time
: - □Hilang Timbul □ Terus Menerus
Ekspresi wajah atau perubahan perilaku
ketika merasakan nyeri : -
Hal yang dilakukan untuk mengatasi nyeri : -
2)
Tidur dan
istirahat
Tidur siang : 3 Jam, Tidur malam: 8 Jam
Kesulitan tidur di RS :
Tidak
Alasan : -
Kesulitan tidur :
□ menjelang tidur
□ mudah/sering
terbangun
□ merasa tidak segar
saat bangun
Perubahan perilaku/ekspresi wajah akibat kesulitan tidur
: -
3)
Ggn.
Penglihatan : Tidak
Muka :
√ Normal □ Bells palsy □ Hematom □ Lesi
Mata :
Konjungtiva : √ Merah Muda □ Anemis
□ Hiperemis
Sclera : √ Putih □ Ikterik
Pupil :
√ Isokor □ Anisokor
Palpebra
: √ Normal □ Hordeolum □ Oedema
Lensa :
√ Jernih □ Keruh
Visus :
√ Normal ka/ki
□ Miopi ka/ki
□ Hipermetropi ka/ki □ Astigmatisme
ka/ki
□ Kebutaan ka/ki
4)
Ggn.
Penciuman : Tidak
Hidung : √ Normal □ Septum defiasi □ Polip □ Epistaksis
□ Rinorhea
5)
Ggn.
Pengecapan : Tidak
Mulut : Gigi : √ Normal □ Caries Dentis □Gisi palsu
Bibir : √ Normal □ Kering □ Stomatitis □ Sianosis
Lidah :
√ Bersih □ Kotor
Tonsil :
√ Normal □ Hiperemis □ Selaput Keabu-abuan
6)
Ggn.
Pendengaran : Tidak
Telinga : √ Simetris √ Bersih □ Otorhea
7)
Ggn.
Sensasi taktil : Tidak
Kulit : √ Terasa sentuhan □ Tidak terasa
Masalah
Keperawatan: Tidak ada masalah keperawatan
d.
Sistem Perkemihan
1)
Frekuensi : 6 x/hari
2)
Bau :
√ Amoniak □ Keton
3)
Ggn.
Eliminasi bladder : □ nyeri saat
BAK
□
burning sensation
□ bladder terasa penuh setelah BAK
□ inkontinensia
bladder
4)
Riwayat
dahulu : □ penyakit ginjal □ batu
ginjal □ injury / trauma
5)
Penggunaan
kateter : Tidak
6)
Kebutuhan
pemenuhan ADL bladder: Mandiri / Tergantung / Dg Bantuan
7)
Warna :
√ Bening/kuning □ hematuria □ seperti teh
8)
Keluhan : □ nokturia □ retensi urine
□
inkontinensia urine
9)
Frekuensi
minum :
Sering, Konsumsi
air/hari : 800 ml/hari (per oral)
Konsumsi cairan/hari : 1000 ml/hari (parenteral)
10)
Produksi unine : 1300 ml/24jam
11)
Intake : 1800 ml
12)
Output :
1300 ml
13)
IWL :
39 ml
14)
Balance Cairan (BC) : 300 ml
15)
Perubahan Pola :
□ Urgensi □ Disuria □ Oliguria □ Poliuria □Anuria
Masalah
Keperawatan:
e.
Sistem Pencernaan
Nutrisi & Metabolik:
1)
Antropometri
:
1.
Berat
Badan / Tinggi Badan : 62 kg/ 155 cm
2.
IMT &
BBR (Interpretasi) : 24,9
& 112%
3.
BB dalam 1
bulan terakhir : √ Tetap
□ meningkat:…Kg, alasan…………
□
menurun:….Kg, alasan………….
2)
Clinical
Appearance :
a)
Mulut/ Selaput Lendir Mulut : □ Lembab √ Kering
□ Stomatitis
b)
Lidah : □ Hiperemik □ Kotor √ Bersih
c)
Kebersihan
rongga mulut : √ Tidak berbau
□ Berbau
d)
Gigi : √ Bersih □ Kotor
e)
Nyeri
Telan : √ Tidak □ Ya
f)
Abdomen :
Inspeksi : √ normal □ ascites □ luka jahitan
Palpasi : √ normal □ hepatomegaly □ splenomegaly
□ Tumor
□ nyeri tekan, di
kuadran: ………………………………
Perkusi : √ Timpani □ hypertimpani □
pekak
Auskultasi : Peristaltik
: 20 x/mnt
g)
Terpasang
NGT : □Ya √ Tidak
h)
Masalah
pencernaan : √ mual √ muntah □ kesulitan menelan
□ stomatitis
3)
Dietary:
1.
Jenis
makanan : Nasi, buah, sayur
2.
Frekuensi
makan : 3x/hari
3.
Makanan
yang disukai : Soto ayam
4.
Makanan
pantang : Tidak ada, Alergi : Tidak ada
5.
Nafsu
makan : □
baik
√ kurang, alasan : Mual muntah
6.
Diit RS : Nasi tim □
habis 1 porsi □ ½ porsi
√ tidak habis, alasan mual dan mulut pahit
Eliminasi Bowel:
a.
Frekuensi : 1x
Penggunaan pencahar: -
b.
Waktu : pagi / siang / sore /
malam
c.
Warna : kuning kecoklatan Darah : - Konsistensi : Lembek
d.
Bau : Feses
e.
Ggn.
Eliminasi bowel : □ Konstipasi □ Diare □ Inkontinensia
bowel
□ Hemoroid □ Colostomi □ Flatulence
f.
Kebutuhan
Pemenuhan ADL Bowel: Mandiri / Tergantung / Dg Bantuan
Masalah
Keperawatan: Risiko defisit nutrisi d.d faktor psikologis
(keengganan untuk makan)
f.
Sistem Muskuloskeletal, Integumen
& Endokrin
Muskuloskeletal :
a.
Aktivitas
dan latihan
Kemampuan
ambulasi dan ADL
|
|
Rumah |
Rumah Sakit |
|
Makan/minum |
0 |
0 |
|
Mandi |
1 |
2 |
|
Berpakaian/berdandan |
0 |
0 |
|
Toileting |
1 |
2 |
|
Mobilitas di tempat tidur |
1 |
1 |
|
Berpindah |
1 |
1 |
|
Berjalan |
1 |
2 |
|
Naik tangga |
- |
- |
Pemberian Skor: 0 = mandiri, 1 = minimal, 2
= partial, 3 = total
Kemampuan
melakukan ROM
1) Rentang Gerak : √ Aktif □ Pasif
2) ![]()
Kemampuan kekuatan otot :
5 5
5 5
b.
Kelainan
Ekstremitas : √ Tidak □ Ya, Lokasi ...........................
c.
Fraktur : √ Tidak □
Ya, Lokasi ...........................
d.
Dislokasi : √ Tidak □
Ya, Lokasi ...........................
e.
Haematoma : √ Tidak □ Ya,
Lokasi ............................
f.
Parese : √ Tidak □ Ya, Lokasi …………………
g.
Paralise : √ Tidak □ Ya, Lokasi …………………
Integumen :
a.
Warna
kulit : √ Ikterik
□ Sianotik □ Kemerahan □ HiperPigmentasi
b.
Turgor
kulit : √ Kembali < 2 detik □
Kembali ≥ 2 detik
c.
Oedema : √ Tidak □ Ya, Lokasi: …………………………
Derajat
oedema : ……………………
d.
Luka : Tidak
ada luka
1)
Jenis : □ Kotor □ Bersih
2)
Luas : …………………
3) Grade :
…………………
Endokrin :
a.
Pembesaran
kelenjar tyroid : √ Tidak □
Ya
b.
Pembesaran kelenjar getah bening : √ Tidak □ Ya
c.
Hiperglikemia : √ Tidak □
Ya
d.
Hipoglikemia : √ Tidak □
Ya
Genetalia:
1)
Pria : □
Normal □
Hypospadia □
Epispadia □
Hernia
□ Hydrocell □
Tumor
2)
Perempuan : √ Normal □ Kondiloma □ Prolapsus uteri □ Perdarahan □Keputihan
3)
Rectum : √ Normal □ Hemoroid □ Prolaps □ Tumor
Masalah
Keperawatan:
Intoleransi Aktivitas b.d kelemahan d.d merasa lemah
5. Pemeriksaan
Penunjang :
(Hasil Pemeriksaan Laboratorium, Radiology, EKG, USG, X-Ray dll)
a.
Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap) Tanggal :
6.
Terapi Medis :
|
Cara Pemberian |
Nama Obat & Dosis |
Frekuensi |
Indikasi |
Efek Samping |
|
Intravena (IV) |
-
Santagesik 2 ml (500mg/ml) -
Diphenhidramin 1 ml (10 mg/ml) -
Ranitidin 2 ml (25 mg/ml) -
Mecobalamin 1 ml (500 mg/ml) -
Ondan 2 ml (4 mg/ml) -
Inf PZ 1000 ml -
Double line (NaCl 3% , Kcl 37,5 dalam pz ) |
3 x 1 3 x 1 2 x 1 1 x 1 2 x 1 14 tpm 7 tpm |
Mengatasi nyeri dan demam Meredakan gejala alergi dan motion sickness Tukak lambung Mengatasi kekurangan B12 Meredakan mual Mengembalikan keseimbangan elektrolit |
Gatal, ruam Pusing, mual, muntah Sakit kepala, ruam, malaise Mual, muntah, diare Sakit kepala, nyeri perut Hipernatremia, hiperkloremia |
|
Per Oral |
|
|
|
|
|
Parenteral |
|
|
|
|
|
Topikal |
|
|
|
|
ANALISA DATA
PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.
Risiko jatuh dibuktikan dengan gangguan keseimbangan dan riwayat jatuh
2.
Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan tirah baring dibuktikan dengan
merasa lemah
3.
Risiko defisit nutrisi dibuktikan
dengan faktor psikologis (mis. Keengganan untuk makan karena mual)
![]()
RENCANA TINDAKAN
Nama Klien :
Ny. N No.
Register : xxxxxx
Umur :
58 Tahun Diagnosa
Medis : Vertigo
Ruang Rawat :
Pav Pink 1 Alamat : Surabaya
|
Diagnosa Keperawatan : Risiko jatuh dibuktikan dengan gangguan
keseimbangan dan riwayat jatuh |
|
|||
|
No. |
Tujuan & Kriteria Hasil |
Intervensi |
|
|
|
1 |
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama
4x24 jam diharapkan keseimbangan meningkat dengan kriteria hasil : -
Keseimbangan saat berdiri (skor 5 : meningkat), -
Keseimbangan saat berjalan (skor 5 : meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 5 :
meningkat), -
Pusing (skor 5 : menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 5 : menurun), |
Dukungan
Mobilisasi (I.05173) Observasi 1.
Identifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 2.
Identifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan 3.
Monitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi, Terapeutik 1. Fasilitasi aktivitas
mobilisasi dengan alat bantu (mis. Pagar tempat
tidur), 2. Fasilitasi
melakukan pergerakan (latihan brandt
daroff) 3. Libatkan
keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan pergerakan, Edukasi 1.
Jelaskan tujuan dan prosedur mobilisasi 2.
Ajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan
(mis. Duduk ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
|
|
Diagnosa Keperawatan : Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan tirah
baring dibuktikan dengan merasa lemah
|
No. |
Tujuan & Kriteria Hasil |
Intervensi |
|
2 |
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24
jam diharapkan toleransi aktivitas meningkat dengan kriteria hasil : -
Kemudahan dalam melakukan aktivitas sehari-hari (skor 5 : meningkat) -
Kecepatan berjalan (skor 5 : meningkat) -
Kekuatan tubuh bagian atas (skor 5 : meningkat) -
Kekuatan tubuh bagian bawah (skor 5 : meningkat) -
Perasaan lemah (skor 5 : menurun) |
Terapi
Aktivitas (I.05186) Observasi 1. Identifikasi defisit
tingkat aktivitas 2.
Identifikasi kemampuan berpartisipasi dalam aktivitas tertentu Terapeutik 1.
Fasilitasi memilih aktivitas dan tetapkan tujuan aktivitas yang konsisten
sesuai kemampuan fisik, psikologis, dan sosial 2.
Fasilitasi aktivitas fisik rutin (latihan brandt daroff)) 3.
Libatkan keluarga dalam aktivitas 4.
Fasilitasi pasien dan keluarga memantau kemajuannya sendiri untuk
mencapai tujuan 5.
Jadwalkan aktivitas dalam rutinitas sehari-hari 6.
Berikan penguatan positif atas partisipasi dalam aktivitas Edukasi 1.
Jelaskan metode aktivitas fisik sehari-hari 2.
Ajarkan cara melakukan aktivitas yang dipilih 3.
Anjurkan keluarga untuk memberi penguatan positif atas partisipasi dalam
aktivitas |
![]()
CATATAN PERKEMBANGAN
Nama Klien :
Ny. N No. Register : xxxxxx
Umur :
58 Tahun Diagnosa
Medis : Vertigo
Ruang Rawat :
Pav Pink 1 Alamat : Surabaya
|
No Dx |
Tanggal |
Jam |
Implementasi |
Catatan Perkembangan |
Nama/TTD |
|
1 |
06/11/2023 |
12.00 12.10 12.15 12.20 12.30 13.00 13.10 13.20 |
1.
Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien
mengatakan pusing mbliyur 2.
Mengidentifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan R/ Pasien ketika
berjalan sempoyongan dan kehilangan keseimbangan 3.
Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi R/ Tekanan darah
110/70, nadi 75x/menit 4. Memfasilitasi aktivitas
mobilisasi dengan alat bantu (mis. Pagar tempat
tidur) R/ Pasien
berpegangan pagar tempat tidur ketika bangun dari tempat tidur untuk duduk 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien
mengikuti latihan sesuai yang diajarkan perawat 6. Melibatkan
keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan pergerakan R/ Keluarga
pasien kooperatif membantu pasien dalam melakukan latihan brandt daroff 7. Menjelaskan tujuan dan
prosedur mobilisasi R/ Pasien
memahami apa yg dijelaskan perawat 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa
melakukan secara perlahan-lahan |
06/11/2023 Jam 14.00 S : -
Pasien mengatakan kepalanya masih pusing mbliyur, penglihatannya seperti
berputar-putar -
Pasien mengatakan tubuhnya masih terasa lemas O : -
Pasien terlihat masih lemah -
Pasien tampak berpegangan saat akan duduk dan berdiri -
Skala morse pasien menunjukkan hasil berisiko tinggi (70) -
TD 100/70 mmHg -
Nadi 75x/menit -
Suhu 36.2 C -
RR 20x/menit -
haemoglobin 9.3 g/dL, hematokrit 29.1 %, GDA 156mg/dl, natrium 128
mmol/L, kalium 2.5 mmol/L, chlorida 92 mmol/L A : Masalah belum teratasi -
Keseimbangan saat berdiri (skor 2 : cukup menurun) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 2 : cukup menurun), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 2 : cukup menurun), -
Pusing (skor 2 :
cukup meningkat), -
Perasaan bergoncang (skor 2 : cukup meningkat), P : Intervensi
dilanjutkan 1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus
dilakukan (mis. Duduk ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
Winda |
|
1 |
07/11/2023 |
09.00 09.10 09.20 09.50 10.00 |
1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien mengatakan pusing
mbliyur berkurang 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi R/ Tekanan darah 120/70 mmHg,
nadi 92x/menit 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien kooperatif 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan R/ Keluarga pasien sangat
mendukung pasien 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus
dilakukan (mis. Duduk ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa melakukan
secara perlahan |
07/11/2023 Jam 11.00 S : -
Pasien mengatakan pusing mbliyur sudah berkurang -
Pasien mengatakan tubuhnya masih terasa lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien tampak berpegangan saat akan duduk dan berdiri -
Skala morse pasien menunjukkan hasil berisiko tinggi (70) -
TD 120/70 mmHg -
Nadi 92x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit -
haemoglobin
11 g/dL, hematokrit 35 %, GDP 105 mg/dl, natrium 140
mmol/L, kalium 3.5 mmol/L, chlorida 97 mmol/L A : Masalah teratasi sebagian -
Keseimbangan saat berdiri (skor 2 : cukup menurun) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 2 : cukup menurun), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 2 : cukup menurun), -
Pusing (skor 2 :
cukup meningkat), -
Perasaan bergoncang (skor 2 : cukup meningkat), P : Intervensi
dilanjutkan 1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
Winda |
|
1 |
08/11/2023 |
09.00 09.10 09.20 09.50 10.00 |
1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien mengatakan pusing
mbliyur berkurang 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi R/ Tekanan darah 120/80 mmHg,
nadi 77x/menit 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien kooperatif 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan R/ Keluarga pasien sangat
mendukung pasien 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus
dilakukan (mis. Duduk ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa melakukan
secara perlahan |
08/11/2023 Jam 11.00 S : -
Pasien mengatakan pusing mbliyur sudah berkurang -
Pasien mengatakan tubuhnya sudah tidak lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien sudah bisa bangun dari tempat tidur tanpa berpegangan -
Skala morse pasien menunjukkan hasil berisiko rendah (45) -
TD 120/80mmHg -
Nadi 77x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit A : Masalah teratasi sebagian -
Keseimbangan saat berdiri (skor 4 : cukup meningkat) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 4 : cukup meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 4 : cukup meningkat), -
Pusing (skor 4 :
cukup menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 4 : cukup menurun) P : Intervensi
dilanjutkan 1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
Winda |
|
1 |
09/11/2023 |
09.00 09.10 09.20 09.50 10.00 |
1. Mengidentifikasi
adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien mengatakan pusing mbliyur
berkurang 3. Memonitor
frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi R/ Tekanan darah 120/80 mmHg, nadi
83x/menit 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien kooperatif 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan
pergerakan R/ Keluarga pasien sangat mendukung
pasien 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa melakukan secara perlahan |
09/11/2023 Jam 11.00 S : -
Pasien mengatakan pusing mbliyur sudah berkurang -
Pasien mengatakan tubuhnya sudah tidak lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien sudah bisa bangun dari tempat tidur tanpa berpegangan -
Skala morse pasien menunjukkan hasil berisiko rendah (45) -
TD 120/80mmHg -
Nadi 83x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit A : Masalah belum teratasi -
Keseimbangan saat berdiri (skor 4 : cukup meningkat) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 4 : cukup meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 4 : cukup meningkat), -
Pusing (skor 4 :
cukup menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 4 : cukup menurun) P : Intervensi
dilanjutkan 1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
Winda |
|
1 |
10/11/2023 |
09.00 09.10 09.20 09.50 10.00 |
1. Mengidentifikasi
adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien mengatakan pusing mbliyur
berkurang 3. Memonitor
frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi R/ Tekanan darah 130/80 mmHg, nadi
83x/menit 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien kooperatif 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan
pergerakan R/ Keluarga pasien sangat mendukung
pasien 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa melakukan secara perlahan |
10/11/2023 Jam 11.00 S : -
Pasien mengatakan pusing mbliyur sudah berkurang -
Pasien mengatakan tubuhnya sudah tidak lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien sudah bisa bangun dari tempat tidur tanpa berpegangan -
Skala morse pasien menunjukkan hasil berisiko rendah (45) -
TD 130/80mmHg -
Nadi 83x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit A : Masalah belum teratasi -
Keseimbangan saat berdiri (skor 4 : cukup meningkat) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 4 : cukup meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 4 : cukup meningkat), -
Pusing (skor 4 :
cukup menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 4 : cukup menurun) P : Intervensi
dilanjutkan 1. Mengidentifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya 3. Memonitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai
mobilisasi 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
meningkatkan pergerakan 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) |
Winda |
|
1 |
11/11/2023 |
09.00 09.10 09.20 09.50 10.00 |
1. Mengidentifikasi
adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya R/ Pasien mengatakan pusing mbliyur
berkurang 3. Memonitor
frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai mobilisasi R/ Tekanan darah 120/80 mmHg, nadi
90x/menit 5. Memfasilitasi melakukan pergerakan (latihan brandt daroff) R/ Pasien kooperatif 6. Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan
pergerakan R/ Keluarga pasien sangat mendukung
pasien 8. Mengajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk
ditempat tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi) R/ Pasien bisa melakukan secara perlahan |
11/11/2023 Jam 11.00 S : -
Pasien mengatakan sudah tidak pusing mbliyur, berjalan sudah normal tidak
sempoyongan -
Pasien mengatakan tubuhnya sudah tidak lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien sudah bisa bangun dari tempat tidur tanpa berpegangan -
Skala morse pasien menunjukkan hasil tidak berisiko (25) -
TD 120/80mmHg -
Nadi 90x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit A : Masalah teratasi -
Keseimbangan saat berdiri (skor 5 : meningkat) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 5 : meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 5 : meningkat), -
Pusing (skor 5 :
menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 5: menurun) P : Intervensi
dihentikan pasien Rencana KRS |
Winda |
EVALUASI
Nama Klien :
Ny. N No. Register : xxxx
Umur :
58 Tahun Diagnosa
Medis : Vertigo
Ruang Rawat :
Pav Pink 1 Alamat : Surabaya
|
No Dx |
Tanggal |
Jam |
EVALUASI |
Nama/TTD |
|
1 |
11/11/2023 |
14.00 |
S : -
Pasien mengatakan sudah tidak pusing mbliyur, berjalan sudah normal tidak
sempoyongan -
Pasien mengatakan tubuhnya sudah tidak lemas O : -
Keadaan umum cukup -
Pasien sudah bisa bangun dari tempat tidur tanpa berpegangan -
Skala morse pasien menunjukkan hasil tidak berisiko (25) -
TD 120/80mmHg -
Nadi 90x/menit -
Suhu 36 C -
RR 20x/menit A : Masalah teratasi -
Keseimbangan saat berdiri (skor 5 : meningkat) -
Keseimbangan saat berjalan (skor 5 : meningkat), -
Kemampuan bangkit dari posisi duduk (skor 5 : meningkat), -
Pusing (skor 5 :
menurun), -
Perasaan bergoncang (skor 5: menurun) P : Intervensi
dihentikan pasien KRS |
Winda |
Komentar
Posting Komentar